Liputan6.com, Jakarta - mengumumkan pengembangan SDK (Software Development Kit) yang memungkinkan fitur terintegrasi langsung ke dalam aplikasi dan . Teknologi ini diharapkan membuat proses pengiriman foto, video, dan dokumen menjadi lebih praktis.
Dikutip dari Android Police, Rabu (4/11/2026), Google memperkenalkan perangkat pengembangan tersebut dalam acara Android Dev Summit 2026. Quick Share SDK dijadwalkan tersedia pada paruh pertama 2027.
Melalui teknologi itu pengembang aplikasi bisa memasukkan kemampuan berbagi file Quick Share ke dalam layanan mereka. Pengguna nantinya tidak perlu keluar dari aplikasi untuk menjalankan fitur pengiriman file secara terpisah.
Selama ini, pengguna harus membuka menu berbagi, memilih Quick Share, kemudian menjalankan antarmuka khusus untuk mencari perangkat penerima.
Dengan integrasi baru, proses pengiriman bisa dilakukan langsung dari aplikasi yang sudah mendukungnya. Ketika fitur diaktifkan, sebuah panel kecil atau bottom sheet akan muncul di bagian bawah layar.
Panel ini memungkinkan pengguna melihat pratinjau file sebelum memulai proses transfer. Google juga menyiapkan perangkat pengembangan serupa untuk iPhone sehingga pembuat aplikasi di kedua platform dapat mengadopsi teknologi tersebut.
Kehadiran SDK membuka peluang bagi lebih banyak aplikasi untuk menghadirkan fitur berbagi file lintas perangkat. Namun, pengguna tetap perlu menunggu hingga masing-masing pengembang mengintegrasikannya ke dalam layanan mereka.
Google turut menyoroti sejumlah keunggulan teknologi ini, terutama dari sisi keamanan dan kecepatan pengiriman file.
Quick Share menggunakan sistem end-to-end encryption (E2E) untuk melindungi data selama proses transfer berlangsung melalui jaringan lokal. Mekanisme tersebut membantu menjaga keamanan file saat dikirim antarperangkat.
Dari sisi kecepatan, teknologi ini akan mengatur pembuatan hotspot secara otomatis dan memanfaatkan Wi-Fi Direct pada perangkat yang mendukungnya. Mekanisme itu memungkinkan pengiriman file tanpa bergantung pada jaringan seluler.
Selain itu, foto dan video bisa dikirim tanpa melalui proses kompresi. Artinya, kualitas asli konten tetap terjaga selama proses berbagi.
Fitur Tap to Share juga akan tersedia melalui perangkat pengembangan ini. Fitur tersebut memungkinkan pengguna memulai proses berbagi dengan mendekatkan dua perangkat.
Google mengatakan pengembang tidak perlu menyediakan dan memelihara server khusus untuk menangani transfer file. Hal itu berpotensi mengurangi kebutuhan infrastruktur serta biaya operasional pembuat aplikasi.
Meski demikian, Quick Share SDK belum tersedia untuk digunakan saat ini. Google menargetkan peluncurannya pada paruh pertama 2027, sedangkan penerapannya di berbagai aplikasi akan bergantung pada keputusan masing-masing pengembang.