BANDUNG -- Sejumlah pedagang tepung tapioka di Pasar tradisional Kosambi, Kota Bandung mengeluhkan kenaikan harga mencapai 100 persen. Kenaikan harga terjadi dari Rp 12 ribu- Rp 13 ribu per kilogram menjadi Rp 19 ribu per kilogram.
Salah seorang pedagang Sutisna (60 tahun) mengatakan harga tepung tapioka mengalami kenaikan signifikan. Ia menduga kenaikan harga disebabkan gagal panen atau produksi tepung tapioka sedikit.
Dengan kondisi itu, ia menyebut berdampak kepada permintaan konsumen yang berkurang seperti produsen kerupuk. Ia berharap
"Permintaan mah ada, cuma harganya naik, yang beli juga enggak fokus gitu," kata dia.
Sutisna berharap kenaikan harga tepung tapioka yang kini tengah terjadi dapat segera diselesaikan. Ia berharap harga dapat semakin berkurang.
Sementara itu, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung menyebut kenaikan harga tepung tapioka sudah terjadi sejak dua pekan kemarin. Ia menyebut kenaikan harga tepung tapioka naik menjadi Rp 18 ribu hingga Rp 19 ribu per kilogram.